Wedangan Patimura 2

Berpikir Cerdas & Membuka Wawasan

Agustus ‘09:“Ngobrol Santai bersama Romo Djati”

DSC06519_resize

Paroki  Sragen (LENTERA) – Wedangan patimura 2 edisi Agustus (30/8) menghadirkan Romo Christophorus Tri Wahyono Djati Nugroho, Pr. Tema yang diangkat adalah ”Ngobrol Santai Bersama Romo Djati.’ Romo Djati adalah imam yang baru saja memulai tugasnya di Paroki Sragen. Acara ini pun menjadi sarana bagi umat untuk mengenal Romo Djati lebih dekat.

Selain Romo Djati, juga ada Frater Antonius Abbas Kurnia Andrianto. Mereka berdua mengajak peserta yang hadir dialog bersama dengan sharing pengalaman seputar hidup panggilan. Acara yang diadakan di halaman gereja Paroki Sragen ini dihadiri sekitar ± 70 peserta. Suasana hangat dan santai apalagi didukung cuaca yang cerah membuat acara ini makin asyik dan menarik untuk diikuti.

Pada kesempatan itu Romo Djati bercerita tentang awal panggilannya menjadi imam. Sebelumnya ia sempat bekerja menjadi guru fisika di SMU Katolik Pendowo Muntilan dan juga pernah mengajar di SMU PL St. Yoseph Surakarta. Beliau masuk seminari di usia 30 tahun. Pengalaman pernah memegang jubah Paus Yohanes Paulus II saat berkunjung di Indonesia sangat memotivasinya untuk menjadi imam. Menjadi imam butuh perjuangan yang berat, sebagaimana halnya memegang jubah Paus dari kerumunan serdadu-serdadu-serdadu yang berjaga ketat. Romo Djati ditahbiskan menjadi imam pada tahun 2004. Sebelum bertugas di Paroki Sragen, beliau pernah bertugas di Paroki Santo Yusup Mertoyudan Magelang dan Paroki Santa Theresia Liseux Boro.

Sedangkan Frater Kurnia memperkenalkan diri sebagai frater yang menjalani Tahun Orientasi Pastoral di Paroki Sragen selama satu tahun dan mohon bimbingan serta pendampingan agar kelak bisa menjadi imam yang berguna di masa depan.

Saat acara tanya jawab, banyak ungkapan dan harapan ke depan dari peserta kepada Romo Djati dan Frater Kurnia dalam pendampingan dan pelayanan umat di Paroki Sragen. Tak lupa Romo Djati dan Frater Kurnia mengungkapkan kesannya saat sebelum dan sesudah bertugas di Paroki Sragen.
Selain menjadi ajang perkenalan, ternyata para peserta wedangan juga diajak sharing dan berdiskusi tentang ajaran sosial gereja mengenai hak dan kewajiban. Baik antara orang dan anak, antara karyawan dengan atasan antara guru dan murid..(dn)

Oktober 14, 2009 - Ditulis oleh wedanganpatimura2 | Uncategorized | | No Comments Yet

Belum ada komentar.

Tinggalkan komentar