Wedangan Patimura 2

Berpikir Cerdas & Membuka Wawasan

Pendidikan Berbasis Spiritual & Komunikasi

Wedangan Mei_42

Paroki Sragen (LENTERA) – Wedangan Patimura 2 edisi Mei Minggu (24/5) mengambil tema: “Pendidikan Berbasis spiritual dan komunikasi ” dengan menghadirkan Narasumber Rm. Carolus Suharyanto, MSF (Terapis keluarga, Koordinator Lembaga Pendampingan korban KDRT dan perlindungan anak se-Jawa Tengah, Dosen tamu Unika Soegijapranata Semarang dan Univaresitas Sanata Dharma Yogyakarta dan juga Romo Paroki Purwosari Surakarta). Sedangkan acara ini dimoderatori oleh Sdr. Fajar Riyadi.
Acara dibuka oleh Romo FX. Suhanto, Pr (Romo Paroki Sragen), kemudian diawali dengan pemutaran film Karakter Face yang bercerita tentang karakter yang diwariskan dari orang tua. Dalam diskusinya narasumber, Rm. Carolus Suharyanto, MSF mengungkapkan bahwa sebagai orang tua kita bisa belajar dari falsafah jawa (refleksi): mengingat kembali, apa yang baik dari orang tua (bapak, ibu dan orang-orang yang mencintai kita). Mengenal sifat yang paling positif dari diri saya: ramah, disiplin, tanggung jawab, berpikir positif, perhatian, rela menolong dan hal ini bisa kita lakukan mendidik anak dengan memahami perkembangan anak, perkembangan moral mereka.

Perkembangan Anak meliputi:
1. Perkembangan Fisik dan Motorik
2. Perkembangan Kognisi
3. Perkembangan Bahasa
4. Perkembangan Emosi
5. Perkembangan Sosial

6. Perkembangan Moral

Perkembangan Moral
1. Orientasi pada hukuman dan ketaatan
2. Orientasi pada tujuan instrumen
3. Orientasi menjadi anak manis
4. Orientasi untuk mempertahankan struktur sosial
5. Orientasi pada kontrak sosial
6. Orientasi pada prinsip ethis yang universal

Pola Pengasuhan meliputi: relasi suami istri dan perilaku anak dan perkembangannya.

Perilaku orang tua yang perlu diperbaiki
1. Mengabaikan atau belum memahami perkembangan anak sesuai dengan tahap perkembangannya.
2. Menerapkan sudut pandang orang tua terhadap anak.
3. Menuntut anak berperilaku sesuai dengan kehendak orang tua (kurang memberi anak kesempatan untuk melakukan sesuatu secara mandiri)
4. Membandingkan perkembangan anak dengan perkembangan anak orang lain.

Dampak perilaku salah orang tua
1. Orang tua cemas dan tertekan lingkaran setan perilaku salah
2. Anak introvert jadi tertekan dan takut berbuat salah; anak ekstrovert memberontak dan menantang

Pilihan perilaku orang tua terhadap anak yang tidak baik adalah : Kurang peduli, Permisif, Otoriter dan Otoritatif. Orang tua perlu menjalankan keseimbangan antara kasih sayang dan aturan (pembatasan)

Ada 2 bagian yang menjadi catatan dalam Pendidikan

BAGIAN PERTAMA : Pendidikan Anak Secara Umum
• Siapkan perkawinan dengan baik (mempersiapkan sejak anda menikah)
• Berikan gizi terbaik, mulai dengan asi (saat anak masih balita)
• Berikan teladan hidup yang baik
• Berikan perhatian dan kasih sayang
• Ciptakan suasana demokratis
• Latihlah anak untuk bekerja
• Tegurlah secara bijaksana
• Rahasiakan konflik internal
• Tunjukkan simpati dan empati
• Mohonlah rahmat allah
• Berdoalah dengan tulus

BAGIAN KEDUA : Pendidikan Anak di bidang
• Iman = hormat dan kasih kepada allah
• Penghayatan iman anak punya ciri-ciri khusus
• Pendukung penghayatan iman
1. Keyakinan diri
2. Teladan iman
3. Rasa aman
4. Cinta pada alam

• Tahap perkembangan iman
• usia sampai 3 th
• usia 3-7 th
• usia 7-12 th

• Konteks perkembangan iman’
• Teladan tokoh identifikasi
• Suasana yang kondusif
• Pengajaran yang tepat
• Komunikasi

Aspek-aspek penting
• Psikologis
• Pedagogis
• Didaktis

Tantangan zaman
•Individualisme
• Persaingan
• Mental lembek
• Sekularisme

Dalam dialog itu pun juga diadakan tanya jawab peserta wedangan dengan narasumber seputar pola pendidikan anak yang tepat dan kendala-kendala yang dihadapi serta bagaimana menghadapinya.
Pola pikir mempengaruhi pola tindakan. Mendidik anak secara alami yang perlu diteladani, jangan pernah takut belajar dan salah. Untuk mengubah pola pikir yang alami, disikapi, ilmu terapi. Orang kalo sudah terpola lama memang sulit diubah. Pertobatan berarti berubah. Membiasakan, melatih dan belajar dari siapa dan perlunya Skil (terampil, keahilian), Attitude: membangun sikap hidup yang baik dengan memulai dengan dialog.

Acara wedangan ini juga diselingi dengan hiburan dan peserta juga bisa menikmati makanan dan minuman khas wedangan.***

Iklan

Juni 6, 2009 - Posted by | Uncategorized

2 Komentar »

  1. wah..klo nara sumber nya Romo Carol, gak usah ditnyakan lagi, pasti sip masukan2 nya dan penyajiannya…semoga bermanfaat untuk para orang tua dan calon orang tua.

    Komentar oleh rinjani | Januari 13, 2010 | Balas

  2. Sekarang Romo Carol tugas dimana yah?

    Komentar oleh Andy | Oktober 22, 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: